KOTA BATU, SJP — Wali Kota Batu, Nurochman, memberikan peringatan keras bagi para pengelola koperasi di wilayahnya.
Ia menegaskan bahwa model pengelolaan koperasi konvensional kini berada di ujung tanduk jika tidak segera beradaptasi dengan perubahan regulasi, ketatnya kompetisi ekonomi, dan akselerasi digitalisasi.
Dalam keterangannya pada Kamis (25/12/2025), politisi yang karib disapa Cak Nur tersebut menyatakan bahwa koperasi di Kota Batu tidak lagi memiliki pilihan selain melakukan transformasi total agar tetap relevan sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Ia menekankan bahwa ke depan, koperasi dituntut untuk melampaui standar sehat secara kelembagaan. Koperasi masa kini harus memiliki ketangguhan model bisnis yang teruji.
“Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan instrumen penguat regulasi berbasis risiko. Selain itu, pengembangan koperasi desa kini menjadi sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditunda,” tegas Cak Nur.
Ia menguraikan bahwa kebijakan nasional perkoperasian tahun 2025 membawa tantangan sekaligus peluang besar bagi koperasi untuk naik kelas. Salah satu instrumen strategis yang disiapkan adalah pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
“Program Koperasi Desa Merah Putih diarahkan sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat desa. Saya harap ini ditangkap sebagai peluang emas, bukan dianggap sebagai ancaman,” imbuhnya.
Terkait suksesi kepemimpinan dalam Musyawarah Daerah (Musda), Wali Kota mengingatkan pentingnya integritas, etika, dan soliditas.
Ia berharap pengurus yang terpilih nantinya adalah sosok yang inovatif dan memiliki visi jaringan usaha yang luas.
“Jangan pernah takut dengan perubahan. Koperasi adalah fondasi ekonomi rakyat. Jika koperasi kuat, ekonomi masyarakat secara otomatis akan tangguh,” ujar dia.
Menutup pernyataannya, Cak Nur mendorong Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Batu untuk proaktif dalam menjalankan fungsi fasilitasi.
“Dekopinda diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga pendamping teknis agar koperasi-koperasi di Batu tidak tertinggal oleh arus zaman,” pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru