GRESIK, SJP — Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan harga pascamomentum Lebaran 2026.
Pantauan wartawan suarajatimpost.com di Pasar Baru Gresik menunjukkan komoditas sayuran dan daging ayam mengalami penurunan harga yang cukup drastis.
Harga daging ayam yang selama momentum Lebaran mencapai Rp48.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp42.000 per kilogram.
Komoditas sayuran seperti tomat yang sebelumnya seharga Rp25.000 per kilogram, saat ini turun menjadi Rp15.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai yang sebelumnya mencapai Rp150.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp70.000 per kilogram.
“Banyak yang turun. Turun semua; cabai, tomat, dan sayuran semua juga turun. Sayuran rata-rata turun Rp10.000 per kilogram,” kata salah satu pedagang sayuran di Pasar Baru Gresik, Zakiyah, Senin (30/3/2026).
Ia mengatakan bahwa komoditas sayuran hingga daging ayam sempat mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada momentum bulan Ramadan hingga Lebaran.
Disebutkan olehnya bahwa kenaikan tersebut dipicu oleh banyaknya pedagang yang menutup tokonya, sehingga permintaan pasar lebih tinggi dibandingkan ketersediaan barang.
“Akibatnya, harga barang dinaikkan oleh agen. Sekarang semua toko sudah buka dan kondisi kembali normal,” jelasnya.
Menurutnya, penurunan harga bahan pangan ini disambut baik oleh para pembeli karena dapat menekan biaya belanja kebutuhan dapur.
“Kalau harga mahal, kasihan pembelinya. Sekarang pembeli juga senang,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Sudarsih, mengaku senang dengan turunnya harga pangan seperti daging ayam.
“Ya senang, harga turun sehingga bisa membeli daging ayam lebih banyak,” pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru