TULUNGAGUNG, SJP — Sebuah rumah milik Nursiah di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, hangus terbakar pada Sabtu (12/9/2026).
Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik pada stop kontak di salah satu kamar tidur.
Insiden bermula ketika pemilik rumah sedang berada di dapur dan dikejutkan oleh kobaran api yang mendadak membesar dari area kamar.
Nursiah yang panik seketika meminta pertolongan warga sebelum dilaporkan ke pihak berwajib.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung menerima laporan insiden tersebut pada pukul 07.45 WIB dan langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan bahwasanya di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru ada salah satu rumah hunian terbakar. Kami Damkar langsung menuju ke lokasi membawa beberapa armada dan personel,” kata Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Iwan Supriyono.
Untuk memadamkan kobaran api serta mengantisipasi penjelaran yang lebih luas, petugas mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran dan dua unit truk suplai air.
Petugas berjibaku melokalisasi api agar tidak menjangkau sekitar empat unit sepeda motor lain yang terparkir di area rumah. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu sekitar 40 menit.
“Yang terbakar tadi rumah, atap dan isinya. Kategorinya kategori sedang. Yang terbakar berupa dua kamar tidur, speaker aktif, TV, dan dua sepeda motor,” ujar Iwan.
Di tengah upaya evakuasi, petugas Damkar berhasil menyelamatkan uang tunai senilai Rp7 juta milik korban dari dalam bangunan yang terbakar dan langsung menyerahkannya kembali kepada pemiliknya.
“Teman-teman di lapangan juga menyelamatkan uang tunai Rp7 juta, langsung saya kasihkan ke pemilik rumah,” kata Iwan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian materil akibat musibah kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp200 juta.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan analisis bersama Tim Inafis Polres Tulungagung menyimpulkan bahwa sumber api berasal dari gangguan arus pendek listrik.
“Untuk analisa dari korsleting listrik untuk penyebabnya,” pungkas Iwan. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru