JEMBER,SJP – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026) sore hingga malam. Bencana tersebut menyebabkan puluhan pohon tumbang, merusak belasan rumah warga, empat bangunan sekolah, serta merobohkan 15 gudang tembakau.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan angin kencang terutama melanda wilayah selatan Jember, yakni Kecamatan Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas.
“Angin kencang paling parah terjadi di dua desa di Kecamatan Wuluhan, yakni Desa Kesilir dan Tanjungrejo,” kata Edy, Minggu (8/3/2026).
Di wilayah tersebut, sekitar 50 pohon dilaporkan tumbang, sebagian di antaranya menutup akses jalan desa dan menimpa rumah warga. Selain itu, empat bangunan sekolah mengalami kerusakan pada bagian atap.
Sekolah yang terdampak antara lain SDN Kesilir 01, SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06.
Selain fasilitas pendidikan, angin kencang juga menyebabkan 17 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Bahkan, 15 gudang tembakau milik warga dilaporkan roboh akibat terjangan angin.
Salah satu gudang tembakau yang roboh menimpa rumah milik warga bernama Supri (45) sehingga menyebabkan kerusakan sedang. Korban bersama keluarganya sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat.
Angin kencang juga dilaporkan melanda Desa Paseban, Kecamatan Kencong. Sebatang pohon tumbang dan menimpa atap rumah warga hingga menyebabkan satu orang terluka akibat tertimpa genteng yang jatuh.
Sementara di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, angin merobohkan dapur rumah dan kandang milik warga.
BPBD Jember bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung melakukan penanganan di lokasi bencana, termasuk mengevakuasi pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan desa.
“Penanganan pohon tumbang di jalan sudah selesai sehingga akses lalu lintas kembali normal. Untuk pohon yang menimpa rumah warga, penanganannya sudah mencapai sekitar 80 persen,” ujar Edy.
Saat ini warga bersama petugas masih melakukan kerja bakti untuk mengevakuasi puing-puing gudang tembakau yang roboh.
BPBD Jember juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama terhadap pohon besar yang rawan tumbang di sekitar permukiman. (**)
sumber: beritasatu.com
Editor: Danu
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru