JOMBANG, SJP – Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan dua jenazah dalam kondisi tanpa busana di kawasan eks Asrama Polri yang sudah lama tak berpenghuni, Rabu (25/2/2026). Kedua korban diduga kuat merupakan seorang ibu dan anak.
Penemuan berawal dari laporan warga yang melihat benda mencurigakan menyerupai jasad manusia di dalam sebuah lubang di lokasi tersebut. Ketua RW 10, Feni, mengaku langsung bergerak bersama pengurus RT dan warga untuk melakukan pengecekan.
“Kami bersama Ketua RT dan beberapa warga mengecek ke lokasi untuk memastikan. Ternyata benar, kami menemukan jenazah di dalam lubang tersebut,” ujar Feni saat ditemui di lokasi kejadian.
Ketua RT 03, Jamroni, menambahkan bahwa awalnya warga hanya melihat satu jenazah. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut di lubang yang sama, ditemukan satu jenazah lainnya.
Kondisi kedua korban disebut sangat memprihatinkan dan sulit dikenali. Jamroni menyebutkan kulit korban sudah mulai melepuh dengan bercak kemerahan di sekujur tubuh. Yang lebih mengejutkan, kedua jenazah ditemukan dalam kondisi tanpa busana.
“Kondisinya sudah agak melepuh dan tampak bercak merah. Kami tidak mengenali korban, kemungkinan besar bukan warga sini,” kata Jamroni.
Hingga saat ini, jenis kelamin anak yang menjadi korban belum dapat dipastikan secara detail karena posisi jenazah yang tertutup. Namun dipastikan korban terdiri dari satu orang dewasa perempuan dan seorang anak-anak.
Lokasi penemuan merupakan bangunan bekas Asrama Polri yang telah bertahun-tahun kosong. Suasana yang sepi dan jauh dari pemukiman warga membuat kawasan tersebut tidak terpantau aktivitasnya.
“Kanan kiri lokasi ini sepi. Selama ini tidak ada kecurigaan atau laporan mengenai orang asing yang lalu lalang di area asrama kosong ini,” tambah Jamroni.
Polres Jombang yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kematian korban, apakah murni karena pembunuhan atau penyebab lainnya.
Kedua jenazah kini telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang untuk menjalani proses autopsi guna mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian. (*)
Editor : Rizqi Ardian
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru