MOJOKERTO, SJP – Seorang petani lanjut usia dilaporkan meninggal dunia saat tengah menggarap lahan di kawasan hutan Dusun Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/1/2026).
Korban diduga mengembuskan napas terakhir akibat kondisi kesehatan yang menurun di tengah aktivitas bertani.
Kapolsek Dawarblandong, Iptu Muslimin, mengonfirmasi identitas korban bernama Abdul Rohman (72), warga Dusun Sumberdadi, Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.
Berdasarkan keterangan polisi, peristiwa terjadi saat korban sedang memupuk tanaman jagung bersama anak dan istrinya di lahan persil milik keluarga.
Iptu Muslimin menyebut, korban sempat mengeluhkan pusing sesaat sebelum meninggal dunia. Sekira ukul 08.00 WIB korban bersama keluarga memulai aktivitas memupuk jagung.
Pukul 09.30 WIB korban merasa pusing dan memutuskan untuk beristirahat di sebuah gubug yang berada di lokasi persil dan pukul 10.00 WIB istri korban menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam gubug tersebut.
“Korban memang sempat mengeluhkan pusing saat bekerja, lalu beristirahat di gubuk yang biasa digunakan untuk makan dan melepas lelah. Namun, saat diperiksa, korban sudah meninggal dunia,” ujar Iptu Muslimin saat dikonfirmasi.
Pihak kepolisian menegaskan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat kesehatan yang kurang stabil dalam beberapa waktu terakhir.
“Informasi dari istri dan anaknya, korban baru saja sembuh dari sakit. Mengingat usianya yang sudah mencapai 78 tahun (berdasarkan data lisan keluarga), korban memang sering sakit-sakitan,” tambah kapolsek.
Sebagai langkah prosedur, jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Dawarblandong untuk menjalani pemeriksaan medis luar.
Evakuasi jenazah korban cukup menyulitkan. Sebab, lokasi korban meninggal dunia berada di kawasan pegunungan dan tidak bisa diakses mobil ambulans. Sehingga polisi dibantu warga dan tim relawan menandu jenazah sekitar dua kilometer untuk turun ke jalan utama sebelum dievakuasi ke Puskesmas Dawarblandong. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru