JOMBANG, SJP — Sebuah rumah milik warga di Dusun Bendorangkang, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang, ambruk pada hari Lebaran. Pemilik rumah beserta anak-anaknya terpaksa mengungsi karena seluruh bagian rumah sudah tidak layak ditempati.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/3/2026) dini hari. Rumah yang roboh tersebut milik Anam, warga setempat. “Kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, jelang subuh,” ujar Kepala Desa Tanggalrejo, Dimas Wahyu Romadhona, Senin (23/3/2026).
Dhona, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa rumah yang ambruk tersebut memang termasuk rumah tidak layak huni. “Secara bangunan, sudah tidak layak huni. Kami juga sudah berulang kali mengusulkan perbaikan, namun belum terealisasi,” jelasnya.
Menurut Dhona, ambruknya rumah tersebut dipicu oleh kondisi bangunan yang sudah rapuh diperparah dengan cuaca buruk. “Secara bangunan memang sudah tidak layak, ditambah hujan di sini sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi tidak reda, akhirnya ambruk,” tambahnya.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Empat penghuni rumah—Anam, istri, dan dua anaknya—berhasil menyelamatkan diri begitu mengetahui rumah akan roboh.
“Alhamdulillah, Pak Anam, istri, dan dua anaknya selamat. Tidak ada korban jiwa,” ungkap Dhona.
Hingga Minggu sore, petugas BPBD bersama warga sekitar telah bergotong royong membersihkan puing-puing rumah korban. Meski demikian, Anam dan keluarganya belum dapat menempati kembali rumahnya karena seluruh bagian bangunan ambruk total.
“Sementara ini, pemilik rumah mengungsi di rumah orang tuanya karena tidak mungkin ditempati. Warga berharap ada bantuan segera dari pemerintah untuk meringankan perbaikan rumahnya,” pungkas Dhona. (*)
Editor: Danu
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru