TULUNGAGUNG, SJP – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Kabupaten Tulungagung. Peristiwa tragis ini berlangsung di jalan umum masuk Desa Talunkulon, Kecamatan Bandung, pada Kamis (18/12/2025) malam, sekira pukul 23.30 WIB. Dua sepeda motor terlibat tabrakan, mengakibatkan satu orang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AG 2737 YAS dengan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi AG 5395 YA. Korban meninggal dunia diketahui bernama Sunarto (53), warga Desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Tulungagung, yang mengendarai Honda Revo.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana, menjelaskan, kecelakaan bermula saat Honda Vario yang dikendarai Desta Dio Pragita (22), warga Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, melaju dari arah selatan menuju utara. Di depan kendaraan tersebut, searah, melaju Honda Revo yang dikendarai korban.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, diduga pengendara Honda Vario kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga menabrak sepeda motor Honda Revo yang berjalan searah,” ujar Ipda Gerry Permana, Jumat (19/12/2025).
Benturan keras tak terhindarkan. Korban Sunarto terlempar hingga masuk sungai dan mengalami luka berat pada bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat cedera yang dideritanya.
Sementara itu, pengendara Honda Vario, Desta Dio Pragita, mengalami luka babras di tangan dan dahi, serta penumpangnya, Andi Sujianto (33), mengalami luka robek pada kaki kiri. Keduanya segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis. Sementara jenazah korban meninggal dunia dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung.
“Korban pengendara Honda Revo mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia. Sedangkan pengendara dan penumpang Honda Vario mengalami luka ringan,” jelas Ipda Gerry.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa kendaraan dan surat-surat, serta memeriksa sejumlah saksi.
Ipda Gerry Permana menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
“Kasus ini masih kami tangani. Seluruh barang bukti sudah diamankan dan saksi-saksi telah dimintai keterangan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya saat berkendara pada malam hari.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu fokus saat berkendara, menjaga jarak aman, serta mengendalikan kecepatan. Kelalaian kecil bisa berakibat fatal dan merenggut nyawa,” pungkas Ipda Gerry. (*)
Editor: Rizqi Ardian
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru