MOJOKERTO, SJP – Ratusan buruh PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) di Mojokerto, Jawa Timur, menggelar aksi demonstrasi dengan memblokade gerbang pabrik. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes karena hak mereka, berupa gaji dan iuran BPJS, belum dibayarkan oleh perusahaan selama berbulan-bulan.
Aksi berlangsung di Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (6/4/2026). Para buruh memadati pintu masuk pabrik dan menghentikan aktivitas kendaraan keluar-masuk sehingga operasional perusahaan lumpuh.
Sekitar 400 pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) unit Pakerin ikut serta dalam aksi tersebut. Mereka menuntut pembayaran gaji yang tertunda sejak November hingga Desember, serta pelunasan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Ketua KSPSI PT Pakerin, Heru Nugroho, menyatakan bahwa persoalan ini menyangkut hak dasar pekerja yang seharusnya dipenuhi perusahaan. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan pertemuan dengan manajemen, yang saat itu berjanji akan melunasi tunggakan sebelum Lebaran, namun hingga kini belum terealisasi.
“Sebagian pekerja baru menerima satu bulan gaji, sementara lainnya belum menerima hingga tiga bulan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi ini diduga berkaitan dengan konflik internal di tubuh pemilik perusahaan yang berdampak pada operasional pabrik. Produksi kertas bahkan disebut telah berhenti lebih dari satu tahun, dan saat ini hanya sebagian aktivitas di sektor bahan kimia yang masih berjalan.
Akibat aksi pemblokiran tersebut, aktivitas perusahaan terhenti dan sempat menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi. Para buruh menegaskan akan terus melakukan aksi hingga seluruh hak mereka dipenuhi oleh perusahaan.
Sumber: Beritasatu.com
Penulis: Febiana Dendo Ngara, Mahasiswa Magang Unitri
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru