KOTA BATU, SJP – Wali Kota Batu, Nurochman, mendorong pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batu untuk tidak ragu dan berani bersaing dalam Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.
Meski proses seleksi dibuka secara nasional, ia menegaskan bahwa peluang bagi pejabat internal tetap besar selama mampu menunjukkan kapasitas dan kompetensi yang dibutuhkan.
Menurut Cak Nur pada Kamis (9/4/2026), keterlibatan unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam panitia seleksi justru menjadi jaminan bahwa proses akan berjalan objektif dan adil bagi semua peserta, termasuk dari internal Pemkot Batu.
Dengan sistem tersebut, penilaian akan sepenuhnya berbasis kemampuan, rekam jejak, dan kualitas kepemimpinan, bukan faktor kedekatan.
“Jangan ada keraguan. Justru ini kesempatan bagi pejabat internal untuk menunjukkan kualitasnya. Semua punya peluang yang sama selama memenuhi syarat dan mampu bersaing,” ujarnya.
Ia menilai, pejabat internal memiliki keunggulan tersendiri karena telah memahami dinamika birokrasi, karakteristik wilayah, hingga kebutuhan pembangunan di Kota Batu. Hal ini menjadi modal penting dalam menyusun gagasan strategis serta menjalankan peran Sekda sebagai koordinator perangkat daerah.
Namun demikian, Cak Nur tetap menekankan bahwa seleksi terbuka tidak boleh membatasi partisipasi dari luar daerah. Regulasi mengharuskan proses berlangsung inklusif, sehingga kompetisi tetap terbuka luas. Justru dari kompetisi itulah diharapkan muncul figur terbaik yang benar-benar siap memimpin birokrasi.
“Kalau internal siap, harusnya tidak perlu takut. Ini soal kapasitas. Tinggal bagaimana menunjukkan kemampuan saat seleksi berlangsung,” tegasnya.
Di sisi lain, ia kembali mengingatkan bahwa sosok Sekda yang dibutuhkan bukan hanya administratif, tetapi juga pemimpin yang mampu mengorkestrasi berbagai kepentingan di lingkungan Pemkot Batu. Kemampuan menyatukan visi antar organisasi perangkat daerah menjadi kunci dalam memastikan jalannya program pembangunan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Sekda terpilih nantinya harus mampu menerjemahkan visi-misi pembangunan Kota Batu, termasuk arah kebijakan mBatu SAE, ke dalam implementasi yang konkret dan terukur. (*)
Editor : Rizqi Ardian
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru