BLITAR, SJP – Masyarakat di Kabupaten Blitar diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang.
Imbauan ini menyusul terjadinya bencana angin kencang yang merusak sejumlah rumah warga di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Jumat (30/1/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengimbau warga memangkas dahan pohon rapuh di sekitar rumah, menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan deras disertai angin kencang dan lainnya.
“Kami imbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini sering terjadi hujan deras yang disertai angin kencang,” kata dia, Sabtu (31/1/2026).
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat (30/1/2026) sore hingga malam, menyebabkan sejumlah pohon di Dusun Sumbernanas, Desa/Kecamatan Ponggok, tumbang. Sebagian pohon menimpa rumah warga, sementara lainnya menutup akses jalan desa dan sempat menghambat aktivitas masyarakat.
Pada Sabtu (31/1/2026), petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri dan relawan melakukan pembersihan dampak bencana di lokasi terdampak. Fokus penannganan melipuy evakuasi pohon tumbang serta pembersihan rumah warga.
Hal ini disampaikan oleh Sekertaris BPBD Kabupaten Blitar M. Agus Zubaidi. Proses pemberian berlangsung hingga siang, karena pada Jumat (30/1/2026) hujan deras mengguyur wilayah Blitar hingga malam hari.
“Selain membuka akses jalan, petugas gabungan juga membantu membersihkan beberapa rumah warga yang terdampak angin kencang kemarin,” ujarnya.
Berdasarkan data dari BPBD, terdapat sembilan rumah warga di Dusun Sumbernanas, Desa/Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar yang terdampak peristiwa hujan deras disertai angin kencang.
Agus menambahkan data ini diprediksi masih berubah, karena petugas terus melakukan pendataan secara berkala. Dimana di wilayah Kecamatan Ponggok, ada tiga desa yang terdampak yakni Desa Ponggok, Desa Kebonduren, dan Desa Ringinanyar. (*)
Editor : Rizqi Ardian
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru