TULUNGAGUNG, SJP — Nasib tragis menimpa seorang pekerja bangunan di Tulungagung. Abdul Manan (61), warga Dusun Kedungbendo, Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian sekitar enam meter saat memasang plafon pada Selasa (2/12/2025) pagi.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di rumah milik Gunawan gang berlokasi di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu. Korban bersama dua rekan kerjanya, Ardi (20) dan Mustofa (40), tengah melakukan pekerjaan pemasangan plafon. Mereka menggunakan tangga perancah (scaffolding) berbahan besi dan bambu sebagai pijakan.
Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, menjelaskan bahwa kecelakaan kerja ini dipicu oleh patahnya pijakan yang digunakan oleh para pekerja.
“Pijakan yang mereka gunakan tiba-tiba patah. Ketiganya langsung terjatuh dari ketinggian sekitar enam meter,” jelas AKP Retno saat dikonfirmasi, Selasa (02/12/2025).
Abdul Manan mengalami luka berat di bagian kepala dan diduga meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD dr. Iskak Tulungagung. Sementara itu, dua rekan korban, Ardi dan Mustofa, dilaporkan mengalami patah tulang.
“Informasi saksi menyebutkan korban sempat hidup sesaat setelah jatuh, dan ada luka di atas alis,” tambah dia.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Hasil olah TKP menunjukkan adanya dugaan kesalahan pemasangan tiang penyangga pada perancah yang digunakan.
Menurut dia, tiang penyangga yang digunakan ukurannya terlalu kecil dan dinilai tidak mampu menahan beban. Padahal, perangkat scaffolding yang lebih memadai sebenarnya tersedia di lokasi, tetapi berada di sisi kiri bangunan dan tidak dimanfaatkan secara optimal.
“Penyangganya terlalu kecil dan tidak kuat menahan beban. Scaffolding ada, tapi posisinya di sebelah kiri. Seharusnya bisa digeser ke tengah atau ke kanan. Kalau menggunakan scaffolding (yang benar) mungkin kecelakaan ini tidak terjadi,” pungkas Kapolsek.
Korban Abdul Manan diketahui telah bekerja di lokasi tersebut selama satu minggu terakhir. Setelah kejadian, korban segera dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung sebelum tim Inafis Polres Tulungagung tiba di lokasi kejadian. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru