GRESIK, SJP — Warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengeluhkan tingginya biaya sekolah Taman Kanak-kanak (TK) swasta saat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ajaran tahun 2026/2027.
Mereka para orang tua calon siswa terpaksa ke lembaga swasta bukan karena gaya hidup. Tapi karena kuota sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Negeri yang sangat terbatas.
Di mana, jumlah sekolah TK Negeri Gresik ini hanya ada tiga tempat Kecamatan yakni di Menganti, Balongpanggang, dan Manyar.
Sedangkan Kabupaten Gresik memiliki sebanyak 18 kecamatan, 26 kelurahan, dan 330 desa, yang penyelenggaraan sekolah TK didominasi lembaga swasta.
“Sekolah TK Swasta dengan biaya yang pusing di kepala,” kata salah satu warga di Kecamatan Kebomas, Falupi, Selasa (12/5/2026).
Falupi mengaku resah akan pendaftaran biaya anak yang mayoritas tinggi, padahal usia anak masih berjenjang TK.
Menurut dia, sekolah jenjang TK menjadi sangat penting untuk sang buah hati melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar (SD).
Ia pun menyebut akan mengupayakan hal yang terbaik dalam mengenyam bangku pendidikan.
“Mungkin kalau kalangan menengah ke atas tidak masalah, masih bisa diupayakan. Kalau warga menengah ke bawah mungkin ya keberatan,” jelasnya.
Menambahkan, salah warga asal Pongangan, Diniarti, mengaku kebingungan akan biaya sekolah TK.
Di mana, ia sebagai warga pendatang di Kabupaten Gresik memiliki dua anak kembar.
“Aku pendatang di Gresik. Anak kembarku tahun depan baru mau masuk kelompok bermain. Belum nanti adeknya dua tahun lagi nyusul sekolah juga, bayangin biayanya sudah puyeng,” ungkap dia.
Dari informasi yang dihimpun, biaya pendaftaran sekolah TK swasta di Kabupaten Gresik bervariasi jutaan rupiah.
Seperti halnya di sekolah TK Al-Ibrah Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, uang muka pendaftaran mencapai Rp16 juta dengan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Rp976 ribu per bulan.
Sekolah TK YIMI Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Gresik, dengan uang muka Rp12 juta dengan SPP Rp450 ribu per bulan.
Sekolah TK Aisyah 36 PPI di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, uang muka pendaftaran reguler Rp6,2 juta dengan biaya SPP Rp500 ribu per bulan.
Sekolah TK Muslimat NU 29 di Kelurahan Kemuteran, Kecamatan Gresik, biaya uang muka Rp7,7 juta dengan SPP Rp405 per bulan.
Sekolah Harvard Puri School di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, uang muka pendaftaran Rp3,6 juta dengan SPP Rp250 per bulan.
Disisi lain, Sekolah TK Negeri di Kabupaten Gresik hanya di tiga tempat Kecamatan yakni di Menganti, Balongpanggang, dan Manyar.
Ketiga Sekolah TK Negeri membuka pendaftaran dan SPP siswa dengan tanpa biaya atau gratis. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru