TULUNGAGUNG, SJP–Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung kembali terjadi.
Aksi nekat tersebut berhasil digagalkan petugas saat layanan kunjungan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berlangsung pada Selasa (17/3/2026).
Kepala Lapas Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, mengungkapkan bahwa peristiwa bermula ketika petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap pengunjung.
Kecurigaan mencuat saat petugas mengawasi gerak-gerik mencurigakan seorang perempuan berinisial HI (43), warga Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, yang hendak menemui narapidana kasus narkotika berinisial RS (33).
Saat penggeledahan badan dilakukan, petugas menemukan bungkusan mencurigakan yang dililit lakban merah. Barang yang disembunyikan di dalam saku celana depan sebelah kiri milik HI tersebut diduga kuat berisi narkotika jenis sabu.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas jaga segera melapor kepada Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Lapas Tulungagung.
Petugas bergerak cepat mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Laporan kejadian diteruskan secara berjenjang kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), hingga Kalapas.
Atas arahan pimpinan, pihak Lapas segera berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Tulungagung guna mendalami jaringan di balik upaya penyelundupan ini.
Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, menyampaikan apresiasi atas ketelitian jajarannya dalam menggagalkan infiltrasi barang haram tersebut.
“Kami berkomitmen penuh menjaga Lapas Tulungagung tetap bersih dari peredaran gelap narkoba. Keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan kami dalam memperketat pengawasan, terutama saat layanan kunjungan,” ujar Ma’ruf, Rabu (18/3/2026).
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan kewaspadaan tinggi bagi setiap petugas dalam menjalankan tugas harian.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh petugas yang telah bekerja dengan teliti dan sigap. Ini menunjukkan bahwa integritas dan komitmen kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib terus dijaga,” tambahnya.
Saat ini, kasus dugaan penyelundupan narkoba tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan masih dalam proses penyelidikan mendalam guna mengungkap keterlibatan pihak lain. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru