SURABAYA, SJP–Memasuki H+6 Lebaran 2026, arus balik di sejumlah stasiun wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya masih dipadati pemudik.
Pada Jumat (27/3/2026), tercatat sebanyak 47.958 penumpang memadati stasiun-stasiun di wilayah tersebut.
Dari jumlah tersebut, 27.641 penumpang tercatat tiba dan 20.317 penumpang berangkat menuju berbagai kota tujuan. Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI), Stasiun Surabaya Gubeng masih menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi.
Sebanyak 13.998 penumpang tercatat memadati stasiun tersebut, terdiri atas 4.956 penumpang naik dan 9.042 penumpang turun atau yang mengakhiri perjalanan di Stasiun Surabaya Gubeng.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 13.580 penumpang, disusul Stasiun Malang sebanyak 7.536 penumpang.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa angka penumpang masih berpotensi meningkat hingga malam hari ini.
“Jumlah tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari,” ujar Luqman saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).
Pantauan di Stasiun Surabaya Gubeng menunjukkan kondisi stasiun masih sangat padat. Kepadatan terlihat di area ruang tunggu, area pemeriksaan tiket (boarding pass), hingga peron kereta yang dipenuhi penumpang berangkat maupun yang baru tiba.
“Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, kami telah menyiapkan sembilan kereta api tambahan yang mayoritas bertujuan Jakarta dan Bandung. Kereta tambahan tersebut mendukung 38 kereta api jarak jauh reguler yang disiapkan selama masa angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026,” tambah Luqman.
Selama periode angkutan Lebaran 2026 pada 11–27 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya tercatat telah melayani 792.790 penumpang, yang terdiri atas 407.931 penumpang berangkat dan 384.859 penumpang tiba.
Sementara itu, hingga Jumat (27/3/2026), penjualan tiket kereta api jarak jauh telah mencapai 477.739 tiket atau sekitar 85 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan. Angka tersebut merupakan akumulasi keberangkatan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026. PT KAI memperkirakan penjualan tiket masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya masa angkutan Lebaran 2026. (**)
Sumber: beritasatu.com
Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru