BLITAR, SJP – Syaiful Anwar (42) warga Desa Slorok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, berhasil selamat dari insiden KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Saat kejadian, Syaiful ternyata sedang tertidur di dalam kapal. Ia baru terbangun setelah dibangunkan oleh temannya ketika posisi kapal mulai miring.
Kepala Desa Slorok Bambang Siswoyo mengatakan informasi mengenai kondisi Syaiful diketahui setelah pihak desa berkomunikasi langsung dengannya pascaevakuasi.
“Tadi sepintas beliau bercerita, waktu kejadian dalam posisi tidur lelap. Dibangunkan temannya saat posisi kapal sudah miring,” kata Bambang, Senin (14/9/2026).
Setelah menyadari kondisi kapal, Syaiful bersama penumpang lainnya langsung berusaha menyelamatkan diri. Situasi yang berlangsung tiba-tiba membuat para penumpang panik dan berupaya menyelamatkan diri masing-masing.
“Begitu panik, lalu beliau berhamburan untuk menyelamatkan masing-masing,” lanjutnya.
Syaiful kemudian berhasil dievakuasi dan saat ini berada di Banjarmasin. Ia dijemput dari Basarnas dan dibawa ke tempat seorang temannya yang juga merupakan warga Desa Slorok, namun kini berdomisili di Banjarmasin.
Bambang mengatakan kondisi Syaiful saat ini cukup baik. Pihak desa juga telah mendapatkan kabar bahwa Syaiful dalam kondisi sehat dan sedang beristirahat bersama temannya.
“Alhamdulillah kondisinya sehat, meskipun mungkin mengalami trauma,” ungkap Bambang.
Saat berkomunikasi dengan pihak desa, Syaiful diketahui sedang berada di sebuah warung kopi bersama temannya. Ia masih mendapatkan pendampingan sembari menunggu informasi lebih lanjut mengenai proses penanganan setelah evakuasi.
Bambang menyebut Syaiful belum banyak bercerita mengenai kondisi fisiknya setelah kejadian. Namun, kemungkinan terdapat luka ringan yang dialaminya selama proses penyelamatan.
“Kalau luka-luka beliau tadi tidak banyak cerita. Mungkin ada luka ringan akibat kejadian itu,” jelasnya.
Hingga kini, Syaiful masih berada di Banjarmasin dan belum diketahui kapan dapat kembali ke Blitar. Pemerintah Desa Slorok masih menunggu arahan dari Basarnas terkait langkah penanganan berikutnya.
“Masih menunggu lebih lanjut dari Basarnas nanti bagaimana untuk selanjutnya. Yang jelas sekarang ini dalam posisi penanganan temannya di Banjarmasin,” pungkas Bambang. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru