MALANG, SJP–Luasnya wilayah Kabupaten Malang menjadi pertimbangan utama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang dalam menentukan arah penanganan infrastruktur jalan. Tahun ini, penanganan difokuskan pada ruas-ruas strategis yang membutuhkan peningkatan kualitas sesuai dengan hasil pemetaan kondisi teknis di lapangan.
Salah satu titik prioritas penanganan berada pada ruas Jalan Sukosari–Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi. Peningkatan pada ruas tersebut dibagi menjadi empat segmen melalui kombinasi pekerjaan pengaspalan, pelebaran, serta pengecoran beton bahu jalan.
Kepala Bidang Peningkatan Jalan dan Jembatan DPUBM Kabupaten Malang, Anita Aulia Sari, mengonfirmasi bahwa pola penanganan di setiap titik disesuaikan dengan kebutuhan teknis masing-masing lokasi.
“Penanganan Jalan Sukosari-Putukrejo ini dilaksanakan dalam empat segmen. Pekerjaannya meliputi pengaspalan serta pelebaran dengan pengecoran beton bahu jalan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas ruang jalan,” jelas Anita, Jumat (6/11/2026).
Pada segmen pertama, penanganan dilakukan berupa pengaspalan sepanjang 350 meter dengan lebar 5 meter. Sementara pada segmen kedua di Desa Panggungrejo, pekerjaan difokuskan pada pelebaran dan pengecoran beton bahu jalan sepanjang 315 meter, masing-masing selebar 1 meter di sisi kanan dan kiri.
“Pekerjaan serupa dilanjutkan pada segmen ketiga di Desa Putukrejo. Pelebaran beton bahu jalan dilakukan sepanjang 185 meter, masing-masing selebar satu meter pada sisi kanan dan kiri,” terangnya.
Adapun pada segmen keempat di Desa Ganjaran, pengerjaan mencakup pelebaran dan pengecoran beton bahu jalan sepanjang 506 meter di sisi kanan dengan lebar 1 meter.
Penerapan metode yang berbeda di tiap segmen menunjukkan bahwa peningkatan infrastruktur jalan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan, kebutuhan ruang lalu lintas, serta penyesuaian alokasi anggaran yang tersedia.
Anita menambahkan, peningkatan kapasitas jalan ini bertujuan untuk menunjang efisiensi kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi daerah, khususnya distribusi hasil pertanian dan perdagangan.
“Jalan yang semakin baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Termasuk memperlancar mobilitas kendaraan dan distribusi barang sehingga kegiatan perekonomian masyarakat bisa semakin berkembang,” terangnya.
Optimasi infrastruktur di kawasan Gondanglegi ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi konektivitas masyarakat Desa Sukosari, Panggungrejo, Putukrejo, hingga Ganjaran.
“Kelancaran transportasi menjadi salah satu faktor pendukung kegiatan pertanian, perdagangan, dan usaha masyarakat,” tutupnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru