JOMBANG, SJP – Potensi tumpukan sampah saat pelaksaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang dipastikan tertangani dengan baik.
Hal tersebut menyusul langkah panitia lokal (Panlok) Muktamar NU menyiapkan Tim relawan kebersihan khusus bernama Carbon Warriors. Relawan kebersihan sebanyak 700 orang merupakan santri Ponpes Bahrul Ulum yang diterjunkan langsung untuk mengawal kebersihan kawasan Ponpes Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 27–31 Agustus 2026.
Ketua Yayasan PPBU Tambakberas sekaligus Panlok Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq membenarkan pembentukan tim Carbon Warriors tersebut sebagai langkah antisipasi lonjakan sampah selama kegiatan muktamar berlangsung. Langkah pembentukan tim kebersihan ini sesuai juga dengan permintaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
“700 personel Carbon Warriors berasal dari berbagai ribath dan ditarik dari total 4.000 santri PPBU yang tidak dipulangkan selama ajang muktamar,” ujar Gus Rozaq dalam pesan diterima, Kamis (13/8/2026).
Pasukan kuning Carbon Warriors terfokus mengondisikan kebersihan di lingkungan dalam pesantren maupun lokasi-lokasi krusial yang menjadi pusat kegiatan muktamar. Sistem kerjanya mencakup pungut, tampung, hingga pengangkutan sampah menuju kontainer Tempat Penampungan Sampah (TPS) di area pesantren.
Menurut Gus Rozaq, Tim Carbon Warriors menjalankan operasi pembersihan sampah selama 24 jam dengan sistem patroli mobile dan stanby disejumlah titik rawan penumpukan sampah. Mereka bekerja murni atas kesadaran dan keikhlasan berkhidmat sebagai relawan.
Dukungan tim kebersihan Carbon Warriors diberikan langsung oleh Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Pusat. Mereka siap memberikan sarana penunjang operasional.
Ketua Umum IKABU Pusat, Faizun Amir menyebut pihaknya menganggarkan dan memproses pengadaan rompi bagi 500 hingga 700 personel Carbon Warriors. Termasuk menyediakan paket bak sampah terpilah (organik dan anorganik).
Sinergi penanganan sampah juga dibangun bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Jombang dan Pemprov Jawa Timur untuk memastikan kelancaran alur pembuangan hingga fasilitas TPS 3R.
DLH Pemprov Jatim turut mendukung aspek sanitasi kawasan dengan merencanakan penyediaan fasilitas toilet portable di zona-zona utama muktamar.
Langkah terpadu lewat Carbon Warriors dan pemangku kepentingan ini diharapkan menjadikan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang tak hanya sukses secara organisasi, tetapi juga ramah lingkungan. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru