BOJONEGORO, SJP – Polres Bojonegoro bergerak cepat menertibkan rombongan penggembira perguruan silat yang terindikasi mengumpulkan massa dan diduga hendak melakukan konvoi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty mengatakan, penertiban dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus menghindari kemacetan serta gangguan terhadap pengguna jalan.
Petugas yang mendapati pergerakan rombongan pengendara sepeda motor kemudian menggiring mereka menuju Mapolres Bojonegoro.
“Sesampainya di lokasi, seluruh peserta menjalani pemeriksaan dan pendataan,” ungkapnya.
Pemeriksaan meliputi kondisi fisik kendaraan dan identitas masing-masing peserta. Polisi juga memanggil orang tua para peserta sebagai bagian dari proses pembinaan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai pentingnya menjaga ketertiban serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu gangguan Kamtibmas.
“Proses pembinaan turut dihadiri Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, Kyai Bisri Khoiron,” lanjutnya.
Keterlibatan unsur perguruan silat tersebut menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian dan organisasi perguruan silat dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Bojonegoro.
Kapolres Bojonegoro menegaskan, penertiban dilakukan karena pergerakan rombongan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan maupun kesepakatan bersama yang telah ditetapkan.
Selain penertiban, peserta juga diberikan edukasi dan pembinaan moral agar memahami konsekuensi dari kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum, termasuk konvoi yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.
“Kami berharap sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan silat, terus diperkuat,” imbuh Kapolres.
Menurutnya, keterlibatan bersama diperlukan agar setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung tertib tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun merugikan pengguna jalan lainnya.
“Sinergi dengan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Termasuk dengan perguruan silat, sehingga situasi di Kabupaten Bojonegoro tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru