GRESIK, SJP — Pemerintah Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan prestasi dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPAPERDA) III Jawa Timur 2026. Sebanyak 187 atlet disiapkan untuk berlaga di ajang bergengsi di Jawa Timur itu.
Pelepasan kontingen berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Selasa (27/10/2026), Pemkab Gresik berharap para atlet mampu melampaui capaian sebelumnya yang menempati di posisi peringkat ke empat.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengatakan para atlet diberangkatkan dari berbagai kelompok usia sekolah SMP dan SMA. “Dan yang berangkat ini sudah diverifikasi untuk potensi raihan medalinya. Mudah-mudahan targetnya nomor tiga setelah Surabaya dan Sidoarjo,” ujarnya.
Bupati Yani juga menyampaikan, bahwa Pemkab Gresik tidak ragu untuk menaikkan bonus bagi para atlet yang mampu membawa Kabupaten Gresik menjadi juara. Ia menyebut, akan menaikkan bonus para atlet untuk perhelatan olahraga tahun 2027.
Di mana, nominal bonus sebelumnya Rp4 juta bakal naik menjadi Rp10 juta per atlet peraih medali emas. “Insyaallah kita naikkan. Dari empat menjadi sepuluh juta di tahun 2027,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Disparekrafbudpora Gresik Saifudin Ghozali, menambahkan lokasi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV ini akan diselenggarakan di Kabupaten Ngawi. Namun dari beberapa fasilitas cabang olahraga (Cabor) yang belum tersedia di Ngawi, ia menyebut penyelenggaraan akan dipindah ke Kota Surabaya.
Ia menyebut, kontingen Kabupaten Gresik memberangkatkan sebanyak 187 atlet dari 22 Cabor unggulan seperti panjat tebing, panahan, sepak takraw, pencak silat, hingga atletik. Sedangkan untuk PEPAPERDA, ada tiga cabor yang berangkat yakni atletik, bulutabgkis, dan renang.
“Target menjadi semangat kita semua mempertahankan posisi dan apa yang sudah kita raih bisa kita tingkatkan,” pungkasnya. (***)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru