NGANJUK, SJP — Semangat pola hidup sehat menyelimuti lingkungan SMPN 1 Kertosono pada Kamis pagi (30/04/2026). Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1089, sekolah ini menggelar aksi nyata melalui kegiatan Konvergensi Berbasis Edukasi Gizi (Aksi Bergizi) yang terintegrasi dengan program nasional.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 853 siswa ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Camat Kertosono serta tim medis dari puskesmas setempat.
Plt. Kepala SMPN 1 Kertosono, Marzuqoh, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara disusun merujuk pada panduan kesehatan nasional.
Kegiatan dimulai sejak pukul 06.15 WIB dengan agenda senam bersama sebagai pembuka untuk meningkatkan kebugaran jasmani seluruh warga sekolah.
Menurut Marzuqoh, pihaknya mengikuti arahan Bupati Nganjuk yang disiarkan secara terpusat dari SMAN 2 Nganjuk. Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Marzuqoh memaparkan bahwa agenda makan bersama dengan menu gizi seimbang diperuntukkan bagi siswi, guna mencegah anemia sejak dini.
Program MBG di SMPN 1 Kertosono bukanlah hal baru. Pihak sekolah mengungkapkan bahwa program ini telah berjalan lancar dan rutin sejak September 2025.
“Alhamdulillah, program MBG ini sudah berjalan beberapa bulan di sekolah kami. Menu hari ini pun sangat lengkap, ada protein dan susu. Harapan kami, MBG ini terus berlanjut karena sangat mendukung kesehatan fisik anak-anak untuk menunjang aktivitas belajar mereka,” tutur Plt. Kepala Sekolah, Kamis (30/4/2026) pagi.
Dalam kegiatan ini, pihak sekolah juga menghadirkan narasumber dokter dari Puskesmas Kertosono. Kehadiran tim medis bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya sanitasi, seperti mencuci tangan sebelum makan, serta manfaat jangka panjang dari rutin mengonsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri.
Dengan total siswa mencapai ratusan orang, SMPN 1 Kertosono berkomitmen untuk terus menjaga kesehatan warganya.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan HUT Nganjuk dapat dirayakan dengan langkah preventif yang berdampak besar bagi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru