MALANG, SJP — Tiga kepala desa Pengganti Antar Waktu (PAW) resmi dilantik untuk melanjutkan roda pemerintahan di tiga desa Kabupaten Malang. Pengisian jabatan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan dan pemerintahan desa tetap berjalan hingga akhir masa jabatan.
Ketiga Kades PAW tersebut yakni Sulih Andi Susiantoko sebagai Kades PAW Desa Pandanrejo, Kecamatan Pagak; Wahyudi sebagai Kades PAW Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang; serta Totok Effendi sebagai Kades PAW Desa Amadanom, Kecamatan Dampit. Ketiganya dilantik Bupati Malang M. Sanusi di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (23/9/2026).
Sanusi meminta ketiga kepala desa yang baru dilantik segera menjalankan amanah dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta mengutamakan kepentingan seluruh masyarakat.
Ia menekankan agar setelah proses pemilihan selesai, tidak ada lagi perbedaan berdasarkan latar belakang maupun pilihan politik. Kepala desa harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Setelah pemilihan selesai, tidak ada lagi perbedaan. Kepala desa harus menjadi milik seluruh masyarakat dan mampu merangkul semua pihak,” pesan Sanusi.
Selain itu, Sanusi meminta pelayanan publik di tingkat desa dilakukan secara cepat, transparan, responsif, dan tidak diskriminatif. Kepala desa juga harus sigap membantu warga yang menghadapi kondisi darurat, termasuk masyarakat sakit maupun ibu hamil yang membutuhkan pertolongan segera.
Pembangunan desa, lanjut Sanusi, juga harus dilaksanakan secara terencana dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, pembangunan dapat memberikan manfaat dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga.
Dalam pengelolaan keuangan desa, ketiga Kades PAW diminta menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Seluruh pengelolaan keuangan harus dilakukan secara tertib serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sanusi juga mengingatkan bahwa kepala desa tidak hanya menjalankan fungsi administratif pemerintahan. Kades memiliki tanggung jawab sebagai penggerak pembangunan, pembina kerukunan, sekaligus teladan bagi masyarakat.
“Memimpin itu adalah seni menggerakkan masyarakat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan desa,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sanusi turut menyampaikan apresiasi kepada para Penjabat (Pj) Kepala Desa yang selama masa kekosongan jabatan telah menjaga keberlangsungan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan tiga Kades PAW tersebut diharapkan menjadi momentum berlanjutnya pemerintahan di Desa Pandanrejo, Wandanpuro, dan Amadanom dengan kepemimpinan yang responsif, inklusif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru