JOMBANG, SJP — Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang belum beroperasi pasca-diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5/2026) lalu.
Dua pekan setelah peresmian, aktivitas operasional gerai belum berjalan, pasokan barang belum tersedia, dan sejumlah karyawan dilaporkan mengundurkan diri.
Kondisi tersebut berkaitan dengan koordinasi teknis antara pemerintah pusat, PT Agrinas Agro Industri Nasional selaku integrator program, dan pemerintah daerah.
Saat peresmian virtual di KDKMP Desa Mojongapit yang dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Pemerintah Kabupaten Jombang menyatakan bahwa barang-barang kebutuhan pokok akan tersedia sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Namun, berdasarkan pantauan hingga akhir Mei 2026, sejumlah KDKMP di Jombang, termasuk di Desa Mojongapit, Tunggorono dan Sambongdukuh, belum membuka pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Desa Mojongapit, Muhammad Iskandar Arif, mengonfirmasi bahwa gerai di wilayahnya belum bisa beroperasi karena pasokan komoditas utama, termasuk gas elpiji, belum lengkap.
“Kami sebenarnya sudah siap, tetapi masih menunggu arahan dari pusat dan PT Agrinas agar harga dan sistemnya sama,” ungkap Iskandar.
Belum berjalannya operasional ini diikuti dengan pengunduran diri beberapa tenaga kerja.
Di KDKMP Desa Sambongdukuh, sejumlah karyawan yang telah lulus bimbingan teknis (bimtek) memilih mengundurkan diri sebelum koperasi beroperasi.
Kepala Desa Sambongdukuh, Khairur Roziqin, membenarkan adanya informasi mengenai pengunduran diri tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah karyawan yang terkonfirmasi mengundurkan diri berkisar antara 2 hingga 3 orang.
Mengenai dinamika internal dan teknis pergantian SDM yang mengundurkan diri, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang menyatakan belum menerima laporan mendetail.
Kepala Dinas Koperasi Jombang, Hari Purnomo, menyatakan bahwa kewenangan operasional sepenuhnya berada di bawah koordinasi PT Agrinas selaku penanggung jawab program.
“Kami belum mendapat informasi soal itu (karyawan mundur). Dinas Koperasi tidak ada petunjuk dari Kementerian Koperasi terkait teknis tersebut,” kata Hari.
Secara nasional, pemerintah telah meresmikan 1.061 KDKMP. Untuk wilayah Kabupaten Jombang, progres pembangunan dan target program tercatat 80 unit telah diresmikan, 170 unit selesai dibangun dan 211 unit masih dalam proses konstruksi. (**)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru