KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu mulai memperketat pengawasan sektor peternakan sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan. Ancaman penyakit menular dan zoonosis kini menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya tidak hanya pada hewan ternak, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan manusia.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Batu Hendry Suseno pada Rabu (15/4/2026) menguraikan ratusan peternak di Kota Batu didorong meningkatkan kewaspadaan sekaligus pemahaman terhadap kesehatan hewan. Langkah ini diwujudkan lewat sosialisasi masif yang melibatkan sedikitnya 250 peternak dari berbagai komoditas, mulai sapi, kambing, domba hingga unggas, khususnya di wilayah Kecamatan Bumiaji.
“Penguatan kapasitas peternak menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit. Kalau peternaknya paham, maka kualitas ternak meningkat dan itu langsung berdampak pada kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Distan KP menghadirkan tenaga ahli di bidang kesehatan hewan untuk memberikan pemahaman teknis, mulai dari deteksi dini penyakit hingga penanganan yang tepat. Peternak juga ditekankan untuk menerapkan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) guna memastikan produk ternak tetap layak konsumsi.
Tak berhenti di edukasi, langkah konkret juga dilakukan melalui program vaksinasi. Salah satu titik prioritas berada di Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, dengan target 200 ekor ternak. Program ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk menekan potensi wabah yang bisa merugikan peternak.
“Vaksinasi ini penting untuk memastikan ternak tetap sehat dan hasilnya aman dikonsumsi masyarakat. Di sisi lain, Pemkot Batu juga mulai membangun fondasi ketahanan pangan dari sektor pertanian. Salah satunya melalui rencana pembangunan Laboratorium Kultur Jaringan di Desa Sumberbrantas yang disepakati dalam Musyawarah Desa,” imbuhnya.
Laboratorium ini diproyeksikan menjadi pusat pengembangan bibit unggul, yang akan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil pertanian. Program ini juga diarahkan untuk mendukung modernisasi sektor pertanian di Kota Batu.
Distan KP memastikan akan terlibat aktif dalam pendampingan program tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi di lapangan, agar hasilnya benar-benar berkelanjutan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru