JOMBANG, SJP– Aksi perampokan disertai kekerasan menggunakan senjata tajam terjadi di Kabupaten Jombang pada Rabu (25/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut menimpa seorang istri pengusaha toko sembako di wilayah Kecamatan Sumobito.
Korban diketahui bernama Lilik Anggraini (61), warga Desa/Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Insiden terjadi sekitar pukul 17.00 WIB atau menjelang waktu Magrib, saat korban bersama suaminya baru saja menutup toko dan hendak pulang ke rumah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban dipepet oleh sekelompok pelaku saat melintas di sebuah gang di wilayah Kecamatan Sumobito. Para pelaku tidak hanya merampas tas korban, tetapi juga melakukan pembacokan hingga korban mengalami luka serius.
Seorang narasumber yang enggan disebutkan identitas lengkapnya mengungkapkan bahwa korban menderita luka bacok cukup parah di sejumlah bagian tubuh.
“Lukanya sangat parah, ada beberapa luka bacok di tangan kanan dan kiri, di kaki juga ada,” ujarnya melalui pesan singkat yang diterima Kamis (26/2/2026).
Tas yang dirampas pelaku dilaporkan berisi uang hasil penjualan toko serta sejumlah barang berharga lainnya. Diduga, jumlah pelaku berkisar antara dua hingga empat orang laki-laki.
Aksi perampokan sadis tersebut terekam kamera pengawas Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi kejadian. Dalam rekaman berdurasi 37 detik, terlihat dua pengendara sepeda motor mengenakan helm full face dan jaket tengah mengintai korban dari sebuah pertigaan.
Saat korban yang berboncengan dengan suaminya melintas, kedua pelaku langsung memepet mereka. Tak lama kemudian, muncul satu sepeda motor lain yang berboncengan mendekati korban yang sudah dalam posisi terdesak.
Rekaman CCTV juga memperlihatkan sejumlah warga dan pengendara lain di tempat kejadian perkara (TKP) sempat berusaha melawan dan menolong korban. Namun, karena para pelaku membawa senjata tajam, warga tidak berdaya sehingga para pelaku berhasil melarikan diri.
Usai kejadian, korban segera dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif. Akibat kondisi luka yang serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya guna penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Iya benar, untuk kronologi dan sebagainya nanti ya, masih dalam pengembangan,” ujar AKP Dimas singkat. (*)
Editor: Syaiful Aries
. Sumber : Suara Jatim Post & Berita Terbaru